Postingan

Menampilkan postingan dengan label Syirik

Kebodohan Kita terhadap Bahaya Syirik (Bag. 3)

Kebodohan Kita terhadap Bahaya Syirik (Bag. 3) Baca pembahasan sebelumnya Kebodohan Kita terhadap Bahaya Syirik (Bag. 2) Syirik Merupakan Senjata Pemusnah Amal Kita telah mengetahui bahwa tujuan penciptaan manusia adalah untuk beribadah kepada Allah Ta’ala semata. Namun sayangnya, jiwa manusia senantiasa mengajak pemiliknya untuk malas dalam melaksanakan berbagai ketaatan dan justru mendorongnya untuk bersemangat dalam mengerjakan berbagai kemaksiatan. Oleh karena itulah, kita sendiri mengetahui dan menyadari keadaan diri kita yang sedikit melakukan amal kebaikan sebagai bentuk penghambaan kita kepada Allah Ta’ala . Dan tentunya, dengan segala kekurangan yang ada pada diri kita tersebut, kita tentu masih berharap bahwa amal kita yang sedikit itu diterima oleh Allah Ta’ala sebagai bekal di hari perhitungan kelak .  Lalu, bagaimana jika amal kita yang sedikit itu terhapus begitu saja dan tidak menyisakan bekas sedikit pun di sisi Allah? Betapa besar kerugian yang dide...

Kebodohan Kita terhadap Bahaya Syirik (Bag. 2)

Kebodohan Kita terhadap Bahaya Syirik (Bag. 2)   Baca pembahasan sebelumnya KebodohanKita terhadap Bahaya Syirik (Bag. 1) Syirik Merupakan Kezaliman yang Paling Zalim Ahli tauhid yang meng-esa-kan Allah dan membersihkan diri dari kesyirikan baik dalam perkataan, perbuatan, maupun keyakinan, maka dia akan mendapatkan keamanan dan petunjuk di dunia dan di akhirat. Allah Ta’ala berfirman, الَّذِينَ آمَنُوا وَلَمْ يَلْبِسُوا إِيمَانَهُمْ بِظُلْمٍ أُولَئِكَ لَهُمُ الْأَمْنُ وَهُمْ مُهْتَدُونَ “ Orang-orang yang beriman dan tidak mencampur-adukkan keimanan mereka dengan kezaliman, mereka itulah orang-orang yang mendapat keamanan dan mereka itu adalah orang-orang yang mendapat petunjuk.” (QS. Al-An’am [6]: 82) Ketika ayat ini turun, para sahabat mengadu kepada Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam. Mereka radhiyallahu ‘anhum berkata, يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيُّنَا لاَ يَظْلِمُ نَفْسَهُ ” Wahai Rasulullah, siapakah yang tidak menzalimi dirinya sendiri?”  Setiap ...

Kisah Pemuda Ahli Tauhid Yang Pemberani

Kisah Pemuda Ahli Tauhid Yang Pemberani Sebuah kisah yang buka sekedar dongeng semata, tapi sebuah kisah nyata yang Allah abadikan dalam al Quran: قُتِلَ أَصْحَابُ الْأُخْدُودِ النَّارِ ذَاتِ الْوَقُودِ إِذْ هُمْ عَلَيْهَا قُعُودٌ وَهُمْ عَلَىٰ مَا يَفْعَلُونَ بِالْمُؤْمِنِينَ شُهُودٌ “ Binasa dan terlaknatlah orang-orang yang membuat parit, yang berapi (dinyalakan dengan) kayu bakar, ketika mereka duduk di sekitarnya, sedang mereka menyaksikan apa yang mereka perbuat terhadap orang-orang yang beriman .” (QS Al Buruuj: 4-6) Dan inilah kisah tersebut diceritakan oleh Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam : “ Ada seorang raja yang berkuasa sebelum kalian. Dia mempunyai seorang tukang sihir. Ketika tukang sihirnya semakin tua dia berkata kepada raja: “Aku sudah tua, oleh karena itu utuslah seorang anak muda supaya aku ajarkan sihir kepadanya”.  Maka dibawalah seorang anak muda untuk diajar ilmu sihir. Di tepi jalan yang biasa dilalui oleh...